Laboratory

Pada tahun 1970, atas prakarsa Ir.Hardi Koesalamwardi,MSE, dibangun Laboratorium Fotogrametri sebagai realisasi pengembangan teknik pemetaan secara fotogrametris. Kemudian pada tahun 1975, Laboratorium Fotogrametri diserahi tugas untuk mengelola pusat pendidikan di bidang fotogrametri dan kartografi, yang kemudian dikenal dengan nama Pusat Pendidikan Fotogrametri dan Kartografi (PPFK) ITB-Bakosurtanal yang peresmiannya dilakukan oleh Menristek Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesumo. Pusat pendidikan ini merupakan suatu proyek kerjasama antara Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (Bakorsutanal), ITB dan pemerintah Belanda melalui Institute for Aerial Survey and Earth Sciences (ITC). Kemudian, mengingat fasilitas yang dimiliki oleh PPFK, baik dalam bentuk sarana maupun prasarana, nama Lab.Fotogrametri diubah menjadi Laboratorium Fotogrametri dan Kartografi.

Pada tahun delapan puluhan, Jurusan Teknik Geodesi mendapat bantuan peralatan remote sensing melalui bantuan OECF, penambahan peralatan tersebut mengubah nama laboratorium menjadi Laboratorium Fotogrametri, Kartografi dan Inderaja (Lab. FKI). Pada tahun 1985 PPFK berakhir, oleh Bakosurtanal diserahterimakan kepada ITB dengan penyelenggara Jurusan Teknik Geodesi. Sejak penyerahan tersebut, prasarana dan sarana yang dimiliki oleh PPFK ITB Bakosurtanal sepenuhnya dikelola oleh Lab. FKI.

Pada tahun 1995, kemajuan dan perkembangan teknologi yang demikian pesatnya menjadikan pekerjaan survey dan pemetaan, bukan lagi sekedar bagian dari proses pengadaan, pemrosesan dan penyediaan data saja, tetapi telah menuju ke arah pengelolaan data dan informasi, desiminasi data, serta pemodelan dan analisisnya. Sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi tersebut, serta penambahan sejumlah perangkat keras dan lunak untuk pembuatan peta digital, pengolahan citra, dan sistem informasi spasial, maka nama Laboratorium Fotogrametri, Kartografi, Inderaja diubah menjadi Laboratorium Pengolahan Citra dan Sistem Informasi Spasial (Lab. PCSIS).

Gambar 1 Denah Gedung Fotogrametri dan Labtek IX C

Sejalan dengan kebijaksanaan ITB, maka pada tahun 1999 Lab. PCSIS dipindahkan dari Gedung Fotogrametri (ex PPFK) ke Gedung Labtek IX C (lihat Gambar 1). Peralatan dan tenaga teknis menempati lantai dasar (Lihat Gambar 2, ruangan diberi simbol warna kuning adalah ruangan-ruangan yang digunakan oleh Lab.PCSIS pada saat pertama kali pindah ke Labtek IX C) dan staf pengajar (Kelompok Bidang Keahlian PCSIS) menempati lantai tiga.

 

Gambar 2 Lab PCSIS ketika pertama kali pindah ke Labtek IX C, lantai dasar

Pada tahun 2005, terjadi penggabungan laboratorium-laboratorium di lingkungan program studi Geodesi dan Geomatika menjadi satu dan diberi nama Laboratorium Pemetaan Dasar. Sejak saat itu, Lab. PCSIS sudah tidak ada lagi dan semua peralatannya dikelola oleh Lab. Pemetaan Dasar tersebut.

Perkembangan terakhir, sesuai dengan nama Kelompok Keilmuan/Keahlian yang ada pada saat ini, yaitu KK-Inderaja dan Sains Informasi Geografis, dibentuk Laboratorium INSIG (Inderaja dan Sains Informasi Geografis) pada awal tahun 2007. Secara otomatis, semua peralatan yang ada di Lab. Pemetaan Dasar dan berasal dari Lab. PCSIS diserahkan tanggung jawabnya kepada Lab.INSIG